Kebakaran Kubikel Picu Blackout di Karimun, Pemkab Susun Strategi Perkuat Ketahanan Energi

GOTVNEWS, Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun mulai menyusun langkah jangka pendek hingga jangka panjang untuk memperkuat sistem kelistrikan daerah, menyusul pemadaman listrik massal yang melanda hampir seluruh wilayah Karimun.

Persoalan kelistrikan telah menjadi perhatian utama sejak Bupati Iskandarsyah menjabat sebagai kepala daerah. Menurutnya, ketersediaan listrik menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan investasi dan sektor pariwisata di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menjelaskan blackout dipicu kebakaran pada kubikel atau gardu penghubung saat PLTU tengah menjalani perawatan rutin. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik ke jaringan utama terhenti.

“Ternyata cadangan kita hanya 2 MW dengan dua pembangkit PLTD Bukit Carok dan PLTU di Tanjung Sebatak. Kejadian awalnya terjadi kebakaran di PLTU atau kubikel tempat mensuplai jaringan. PLN kemudian berkoordinasi dengan Unit Induk Tanjungpinang dan Riau untuk mendatangkan peralatan pengganti beserta tim ahli,” ujar Iskandarsyah.

Peristiwa blackout menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyusun perencanaan kelistrikan yang lebih matang baik jangka pendek, menengah, dan panjang.

“Jangka pendek mempercepat PLTU perbaikan dan mempercepat pemasangan mesin 6 MW. Kemudian jangka menengah akan meminta PLN dan Kementerian ESDM mengenai kelistrikan. Kemudian PT Soma pada September atau Oktober mendatang dengan berkapasitas 2 x 31 megawatt. PT Karimun Power Plant juga telah memperkecil wilayah penyalurannya dari sekitar 7.000 hektare menjadi 700 hektare,” tambahnya.

Tak hanya mengandalkan pembangkit konvensional, Pemkab Karimun juga mulai menyiapkan pengembangan energi baru terbarukan melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Langkah ini diharapkan mampu mencegah terulangnya blackout sekaligus mendukung masuknya investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karimun.(yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *