GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang matangkan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026.
Dimana lima titik lokasi telah disiapkan untuk program nasional tersebut meliputi Kampung Bugis, Tanjung Sebauk, Tanjung Siambang, Pulau Penyengat, dan Kampung Kolam.
Kawasan tersebut nantinya akan didikung dengan fasilitas modern terpadu dari hulu ke hilir, mulai dari tambatan perahu, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pabrik es, cold storage, sentra pengolahan hasil laut, hingga sarana air bersih.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan bahwa pengembangan KNMP difokuskan untuk membentuk ekosistem ekonomi perikanan yang kuat dan terintegrasi melalui dukungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pembeli dan pemasar utama.
”Kita ingin Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menjadi pembangunan kawasan secara fisik, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan.” ujar Lis, Senin (21/9/2026).
Lis menambahkan, Pemko Tanjungpinang akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepri serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna memastikan kesiapan lahan, infrastruktur, dan kelembagaan berjalan terpadu dengan melibatkan masyarakat pesisir sebagai pilar utama.
”Kita ingin kawasan pesisir lebih tertata, produktif dan mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, Robert Lukman, menjelaskan pemetaan lima kawasan tersebut disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan unik para nelayan di tiap wilayah.
”Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kawasan ini dikelola secara berkelanjutan, sehingga hasil tangkapan nelayan terserap, diolah, dan dipasarkan melalui ekosistem ekonomi yang lebih terintegrasi,” singkatnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














