GOTVNEWS, Tanjungpinang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Total kasus DBD pada 2025 tercatat mencapai 497 kasus, sementara pada awal tahun 2026 sudah ditemukan 14 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam, mengatakan pendataan kasus dilakukan hingga tingkat kelurahan. Ia menyebut tren kasus tahun 2025 lebih tinggi dibandingkan 2024.
โData 2025 menunjukkan 497 kasus DBD. Sementara di awal 2026 ini sudah tercatat 14 kasus,โ ucapnya, Kamis (8/1/2026).
Berdasarkan data, mayoritas penderita DBD berasal dari kelompok usia di atas 15 tahun dengan persentase 48 persen. Disusul kelompok usia 5 sampai 14 tahun sebesar 42 persen, dan balita sekitar 10 persen.
Rustam menambahkan, dalam enam bulan terakhir tahun 2025, rata-rata kasus DBD berkisar antara 40 hingga 50 kasus per bulan, terutama meningkat saat musim hujan dan mencapai puncak pada akhir tahun.
โLonjakan biasanya terjadi saat musim hujan, khususnya menjelang akhir tahun,โ jelasnya.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam penanggulangan DBD, di antaranya rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk, kondisi sanitasi lingkungan yang belum optimal, serta perubahan cuaca yang tidak menentu.
โFaktor perilaku masyarakat dan kondisi lingkungan masih menjadi tantangan utama,โ katanya.
Untuk menekan angka DBD, Dinkes Tanjungpinang terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin menerapkan program 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
โSelain edukasi 3M, kami juga rutin melakukan fogging di wilayah terdampak untuk memutus rantai penularan Aedes aegypti,โ pungkasnya. (Ald)
Catat Dinkes DBD Meningkat Sepanjang 2025
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













