GOTVNEWS, Karimun – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Sabtu (28/2/2026).
Langkah ini dilakukan menyusul keluhan sejumlah orang tua siswa terkait kualitas menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengatakan pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan makanan yang diterima anak-anak tetap sesuai standar gizi dan ketentuan teknis.
“Kami hadir untuk memastikan mutu makanan tetap terjaga. Menu dan besarannya jangan dikurang-kurangi,” ujar Rocky.
Rocky mengingatkan seluruh penyedia layanan SPPG agar mematuhi petunjuk teknis yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.
Ia menekankan tidak boleh ada pengurangan porsi atau kualitas bahan demi mengejar margin keuntungan tambahan.
Menurutnya, komponen keuntungan sudah diperhitungkan dalam skema anggaran program. Bahkan, BGN disebut telah menyiapkan sanksi tegas bagi penyedia yang terbukti tidak konsisten menjaga kualitas.
“Keuntungan sudah ada. Jangan sampai nilai gizi dikurangi. Kalau ada yang bermain, sanksinya jelas,” ujarnya.
Koordinator Wilayah BGN Karimun, Anas Fitrawanda, menjelaskan bahwa sejumlah SPPG menerapkan strategi subsidi silang untuk menjaga variasi menu.
MBG terbagi dalam dua kategori porsi, porsi kecil senilai Rp8.000 diperuntukkan bagi balita, anak PAUD dan TK. Sementara porsi besar senilai Rp10.000 diberikan kepada siswa SD kelas 4–6, SMA, serta ibu hamil dan menyusui.
“Misalnya di hari tertentu biaya menu bisa lebih dari Rp10 ribu, lalu di hari berikutnya kurang dari itu. Kalau dipatok rata Rp10 ribu setiap hari, menunya akan sangat minimalis,” ujar Anas.
Terkait distribusi selama Ramadan, operasional MBG akan mengikuti kalender pendidikan dari Dinas Pendidikan setempat.
“Untuk siswa SD kelas 1–3 yang mendapat jadwal libur lebih panjang, distribusi dilakukan dengan skema 3B, yakni dua kali pengiriman dalam sepekan namun mencakup kebutuhan enam hari,” katanya.
“Sementara siswa kelas 4 SD hingga SMA yang tetap bersekolah akan menerima distribusi setiap hari seperti biasa.,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








