GOTVNEWS, Karimun – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui jalur keagamaan dengan menggelar Pesantren Ramadan yang dipusatkan di Aula Darun Nadwa, Masjid Agung Karimun, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Karimun, Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Karimun, dan Komunitas Peduli Pemuda Muslim Shalih Cendekia (KKPM Shadik).
Bupati Karimun, Iskandarsyah mengapresiasi kegiatan positif ini. Ia menilai pembinaan keagamaan bagi pelajar menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi daerah mencetak SDM unggul dan berdaya saing.
“Kegiatan ini selaras dengan visi misi kami. Indikator SDM unggul bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat. Kita ingin estafet kepemimpinan di masa depan dipegang generasi yang bermoral baik,” ujar Iskandarsyah.
Menurutnya, penguatan nilai spiritual menjadi benteng moral di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, terutama bagi generasi muda yang hidup di era digital.
“Pembinaan seperti Pesantren Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan investasi karakter jangka panjang untuk membentuk generasi yang bijak dalam bersikap, cerdas dalam memilah informasi,” ujarnya.
Sementara, Ketua DMI Kabupaten Karimun Wahyu Amirullah, menambahkan, Pesantren Ramadan tahun ini dirancang lebih eksklusif dengan jumlah peserta terbatas agar proses pembinaan berjalan optimal.
“Peserta tidak sekadar mendengar materi lalu pulang. Ini pelatihan intensif dengan target capaian yang jelas. Kami ingin hasilnya benar-benar terasa,” kata Wahyu.
Senada dengan Ketua KKPM Shadik, Maswan Amin menyebut kegiatan ini merupakan pengembangan dari agenda tahunan sebelumnya yang dikenal sebagai Kumpul Ramadan.
Sebanyak 50 siswa-siswi tingkat SMA sederajat dari berbagai wilayah di Pulau Karimun ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini ada alokasi anggaran khusus dari pemda. Harapan kami, ini menjadi pemantik semangat keagamaan di kalangan pemuda Karimun,” ujar Maswan.
Ia menambahkan, agenda serupa juga akan digelar di Pulau Kundur untuk memperluas jangkauan pembinaan, pada 7 Maret 2026.
“Kami ingin seluruh pelajar di Kabupaten Karimun memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pembinaan. Jangan sampai ada kesenjangan akses, karena pembentukan karakter harus dilakukan secara menyeluruh,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








