GOTVNEWS, Karimun – Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun mempercepat rencana relokasi pedagang Pasar Sore Puan Maimun sebagai bagian dari upaya penataan kawasan sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan langkah tersebut bukan untuk membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan representatif.
Pemerintah daerah memastikan kebijakan ini tetap memperhatikan kondisi pedagang. Evaluasi akan dilakukan dalam waktu dua hingga tiga bulan setelah relokasi untuk melihat dampak yang dirasakan di lapangan.
“Pemindahan lapak bukan berarti larangan berjualan, hanya menggeser posisi saja ada yang ke belakang atau ke sampin agar penataan pasar lebih rapi,” ujar Iskandarsyah.
Dukungan terhadap relokasi juga disampaikan oleh salah satu pedagang, Sugiarto. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai langkah positif untuk kemajuan pasar.
“Menurut saya ini gagasan yang sangat baik. Dengan dipindahkan ke tempat yang fasilitasnya lebih lengkap, ke depan pasar bisa lebih tertib dan berkembang,” ujar Sugiarto.
Langkah penataan ini merupakan bagian dari visi besar pembangunan daerah menuju Karimun yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya.
Melalui langkah ini, Pemkab Karimun berharap Pasar Puan Maimun tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga berkembang sebagai kawasan perdagangan yang tertib, nyaman, dan menjadi wajah baru kota di mata pengunjung. (yh).
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













