Kepala BPS RI Bersama Gubernur Ansar Resmi Luncurkan Sensus Ekonomi 2026 Kepri

Kepala BPS RI Bersama Gubernur Ansar Resmi Luncurkan Sensus Ekonomi 2026 Kepri.
Kepala BPS RI Bersama Gubernur Ansar Resmi Luncurkan Sensus Ekonomi 2026 Kepri. Foto: Gotvnews/Ald.

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) RI resmi luncurkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (17/6/2026).

Agenda 10 tahunan tersebut diluncurkan langsung oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan kepri dipilih sebagai provinsi kedua di Indonesia yang dicanangkan secara langsung dalam gerakan nasional ini.

Langkah tersebut diambil guna menangkap lompatan perubahan aktivitas ekonomi daerah secara akurat menuju target Indonesia Emas 2045.

“Marilah kita jadikan sensus ekonomi sebagai alat bersama untuk memajukan Kepri sebagai permata biru di gerbang utara Indonesia, datanya harus terkini dan akurat,” ucapnya.

Dirinya menegaskan bahwa kesuksesan SE2026 membutuhkan partisipasi masif dan keterbukaan dari seluruh pelaku usaha.

Pendataan tersebut ditargetkan menyisir seluruh lini bisnis tanpa ada yang terlewat agar menghasilkan data yang kredibel.

“Gerakan ini milik bersama. Cakupannya semua, tidak ada yang terlewat, dan kualitas datanya harus benar serta bagus,” sambungnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyambut baik kegiatan sensus tersebut serta mengingat karakteristik Kepri yang didominasi oleh wilayah lautan hingga 98 persen.

Dimana data riil dari BPS nantinya akan menjadi fondasi utama dan tolak ukur dalam merumuskan kebijakan ekonomi berbasis kelautan.

“Hasil sensus ini menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan strategis daerah, terutama berkaitan dengan pengembangan ekonomi maritim di Provinsi Kepulauan Riau,” ungkapnya.

Ansar turut menegaskan akan segera menginstruksikan jajaran kepala daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, hingga tingkat rumah tangga untuk memberikan dukungan penuh kepada petugas di lapangan.

“Saya berharap tidak boleh ada satu pun aktivitas ekonomi yang terlewatkan di Provinsi Kepri ini,” pungkasnya. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *