Inflasi Karimun Agustus 2026 Terendah di Kepri, Bupati Iskandarsyah: Stabilitas Harga Terjaga

Inflasi Karimun Agustus 2026 Terendah di Kepri, Bupati Iskandarsyah: Stabilitas Harga Terjaga.
Inflasi Karimun Agustus 2026 Terendah di Kepri, Bupati Iskandarsyah: Stabilitas Harga Terjaga. Foto: Gotvnews/Zpl.

GOTVNEWS, Karimun – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun, inflasi year-on-year Kabupaten Karimun pada Agustus 2026 tercatat 2,08 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109, 75.

Angkat tersebut menempatkan Kabupaten Karimun sebagai kabupaten dengna inflasi terendah di Provinsi Kepri, lebih rendah dibandingkan kota Batam yang tercatat inflasi -0,20 persen (IHK 113,38), Kota Tanjungpinang tercatat inflasi -0,14 persen (IHK 110,53), dan Kepri tercatat angka inflasi -0,17 persen (IHK 112,70). Sementara itu, Kabupaten Karimun mengalami inflasi sebesar 0,18 persen (IHK 109,75).

Berdasarkan data Indeks Harga Konsumen atau IHK, inflasi Karimun secara bulanan terutama dipengaruhi kelompok transportasi sebesar 0,46 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,61 persen, serta makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,09 persen.

Kenaikan permintaan daging ayam ras turut menjadi salah satu pemicu inflasi, seiring peringatan Maulid Nabi, HUT Kemerdekaan RI, serta kembali aktifnya program Makan Bergizi Gratis setelah libur.

Sementara secara tahunan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi tertinggi sebesar 4,70 persen, disusul pakaian dan alas kaki 4,21 persen, serta penyediaan makanan dan minuman atau restoran 3,88 persen.

Dengan inflasi tahunan sebesar 2,08 persen, Karimun menjadi daerah dengan inflasi terendah di Kepri. Sedangkan Tanjungpinang mencapai 4,19 persen dan Batam 4,03 persen.

Secara keseluruhan, Provinsi Kepri mengalami deflasi 0,17 persen pada Agustus 2026, yang terutama dipengaruhi penurunan harga angkutan udara di Batam dan Tanjungpinang.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan capaian tersebut masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.

Menurutnya, angka inflasi Karimun juga lebih rendah dibandingkan Kota Batam, Kota Tanjungpinang, maupun Provinsi Kepri.

Kondisi ini menjadi capaian positif bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Alhamdulillah, inflasi Kabupaten Karimun Year on Year kita masih aman. Masih dalam rentang kendalai 2,5 ยฑ 1. Kita tetap terendah dibandingkan Kota Batam, Tanjungpinang, dan Provinsi Kepri,” ungkapnya, Selasa (01/9/2026).

Bupati menyampaikan, untuk pelaksanaan sensus ekonomi, berdasarkan laporan dari Kepala BPS, capaian Kabupaten Karimun sudah mencapai 118 persen. Ini merupakan capaian yang sangat baik dan menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal.

“Kita juga sudah lakukan sensus ekonomi, Alhamdulillah dari laporan Kepala BPS, capaian kita sudah mencapai 118 persen. Ini tentu menjadi hal yang baik dan menunjukkan bahwa Kabupaten Karimun sudah memiliki target yang jelas ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, mengatakan upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Karimun sepanjang 2026 dinilai menunjukkan hasil positif.

Angka inflasi Karimun masih berada pada level yang cukup terkendali dan lebih rendah dibandingkan daerah lain di Provinsi Kepulauan Riau.

“Hingga Juli 2026, angka inflasi Karimun masih berada di bawah inflasi Provinsi Kepri, Kota Batam, maupun Kota Tanjungpinang,” ucapnya.

Lulus menyebut, kondisi tersebut menunjukkan berbagai langkah pengendalian harga yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karimun bersama sejumlah pihak berjalan cukup efektif.

โ€œYang sudah dilakukan selama ini terbukti bahwa angka inflasi kita cukup terkendali di tahun 2026. Sampai dengan bulan Juli kemarin, angka kita masih di bawah inflasi yang ada di Provinsi maupun Kota Batam dan Kota Tanjungpinang,” ujarnya. (Zpl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *