GOTVNEWS, Tanjungpinang – Penyebab pasti kematian TH (27), seorang pemuda yang ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di kawasan pesisir Jalan Haji Ungar, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Tanjungpinang, pada Sabtu (29/8/2026) lalu, masih belum terungkap sepenuhnya.
โ
โKendati demikian berbagai spekulasi muncul dengan pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat riwayat penyakit yang diidapnya atau bisa jadi faktor depresi.
โ
โKanit Reskrim Polsek Bukit Bestari, Ipda Memed Arianto, mengungkapkan korban yang berstatus sebagai karyawan di PT BAI tersebut sulit dipastikan secara medis lantaran pihak keluarga menolak proses autopsi dan telah mengikhlaskan kepergian korban.
โ
โMeski demikian, dari hasil visum luar yang dilakukan tim medis terhadap tubuh korban, tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana.
โ
โ”Penyebab pasti secara medis tidak bisa dipastikan karena tidak dilakukan autopsi, namun dari visum luar, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).
โ
โSebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (1/8/2026) malam setelah berpamitan keluar rumah untuk membeli rokok.
โ
โLaporan resmi kepolisian baru dibuat keluarga pada pertengahan Agustus usai sepeda motor milik korban ditemukan terparkir di area sebuah masjid.
โ
โ”Pada 19 Agustus ada laporan masuk terkait orang hilang setelah kendaraan korban ditemukan di sebuah masjid,” terangnya.
โ
โSetelah korban ditemukan, polisi memeriksa ponsel yang temukan di TKP, setelah dibuka terdapat dokumentasi foto pertanggal 1 Agustus yang menampilkan suasana lokasi penemuan jasad dan foto kendaraannya di masjid memberikan kesan seperti sedang mengalami depresi atau tekanan pikiran.
โ
โDugaan bahwa TH tidak menjadi korban kejahatan makin diperkuat dengan ditemukannya barang-barang pribadi milik TH, seperti telepon genggam dan kunci motor, yang masih tersimpan utuh di dalam saku celananya.
โ
โBerdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki kepribadian tertutup serta memiliki riwayat penyakit asam lambung akut, hingga pihak kepolisian menyimpulkan sementara bahwa peristiwa ini murni musibah dan bukan tindakan kriminal.
โ
โ”Sementara kami simpulkan, ini mungkin karena korban tertutup dan mungkin menderita penyakit atau alami depresi tapi tidak di sampaikan ke keluarga,” tutupnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













