Kabut Asap Melanda Bintan, Sejumlah Dapur SPPG Hentikan Sementara Distribusi MBG

Kabut Asap Melanda Bintan, Sejumlah Dapur SPPG Hentikan Sementara Distribusi MBG.
Kabut Asap Melanda Bintan, Sejumlah Dapur SPPG Hentikan Sementara Distribusi MBG. Foto: Gotvnews/Mhd.

GOTVNEWS, Bintan – Kabut asap yang melanda Pulau Bintan berdampak pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bintan untuk sementara menghentikan penyaluran MBG menyusul dihentikannya kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.

Penghentian penyaluran MBG tersebut dilakukan seiring dengan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan pemerintah daerah akibat kondisi kabut asap.

Beberapa dapur SPPG di Bintan berhenti beroperasi sementara mulai 15 hingga 17 September 2026. Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Bupati Bintan Nomor 13 Tahun 2026 yang mengalihkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi PJJ.

Kepala SPPG Tanjung Uban Selatan 2, Massudianto, membenarkan bahwa distribusi MBG dihentikan sementara selama penerapan pembelajaran dari rumah.

“Kami mengikuti arahan SE Bupati yang menerapkan belajar dari rumah sampai tanggal 17 September 2026,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Tak hanya penerima dari kalangan pelajar, kelompok 3B yang terdiri dari ibu hamil (bumil), balita, dan ibu menyusui (busui) juga turut terdampak penghentian sementara tersebut.

“Jumlah penerimanya tidak banyak, hanya sekitar 300 orang. Karena mengikuti sekolah, jadi distribusinya libur juga,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala SPPG Tanjung Uban Selatan 1, Ego Aditya Maolana. Ia mengatakan dapur MBG untuk sementara tidak beroperasi karena tidak adanya kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Dapur MBG kita juga tidak beroperasi karena tidak adanya kegiatan belajar mengajar di sekolah, jadi MBG tidak disalurkan,” ujarnya.

Penghentian sementara penyaluran MBG ini akan berlangsung mengikuti kebijakan PJJ yang diterapkan pemerintah daerah, hingga kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara tatap muka. (Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *