Jaga Kesiapsiagaan, SAR Natuna Gelar Latihan Confined Space Rescue di Sumur

Jaga Kesiapsiagaan, SAR Natuna Gelar Latihan Confined Space Rescue di Sumur.
Jaga Kesiapsiagaan, SAR Natuna Gelar Latihan Confined Space Rescue di Sumur. Foto: Humas SAR Natuna.

GOTVNEWS, Natuna – Di tengah suasana tenang akan operasi penyelamatan, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna justru tidak mengendurkan kesiapsiagaan.

Wujud komitmen tersebut ditunjukkan melalui latihan Confined Space Rescue atau CSR di sumur yang dilaksanakan di area latihan milik Kantor SAR Natuna.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh rescuer ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan rutin guna memastikan setiap personel tetap profesional, modern, dan teruji di berbagai medan, termasuk ruang terbatas yang memiliki risiko tinggi.

Rangkaian latihan diawali dengan doa, dilanjutkan dengan briefing keselamatan, penyiapan dan pemeriksaan peralatan, pelaksanaan prosedur penyelamatan di ruang sempit dan terbatas, proses evakuasi vertikal, hingga diakhiri dengan debriefing dan evaluasi.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi tripod rescue, breathing apparatus atau SCBA, full body harness, serta perangkat lowering dan lifting system.

Fokus latihan tidak hanya pada teknik evakuasi, tetapi juga pada manajemen risiko, komunikasi tim, dan ketepatan pengambilan keputusan di ruang dengan keterbatasan oksigen dan akses.

Kepala Kantor Pencarian daPertolongan SAR Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan agenda wajib mingguan yang harus dilaksanakan meskipun tidak ada operasi SAR.

“Kegiatan ini adalah pembinaan mandiri rutin yang kami laksanakan setiap minggu. Prinsip kami, rescuer tetap wajib berlatih meski tidak ada operasi SAR. Dengan latihan yang konsisten, kami ingin mewujudkan rescuer yang memiliki semangat ‘Satu Jiwa Satu Rasa’ Basarnas,” ujar Abdul Rahman.

Ia menambahkan, Confined Space Rescue atau CSR adalah teknik penyelamatan korban yang terjebak di ruang terbatas dan tertutup, seperti sumur, gorong-gorong, tangki, dan silo.

Ruangan tersebut umumnya memiliki sirkulasi udara terbatas, kadar gas berbahaya, serta akses keluar masuk yang sempit, sehingga memerlukan keterampilan dan prosedur khusus.

Melalui latihan berkelanjutan ini, Kantor SAR Natuna menegaskan komitmennya untuk selalu siap siaga memberikan pelayanan SAR terbaik kepada masyarakat bisa terus terjaga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *