Bantuan “Sekolah Aman Asap” Humanies Project di Palangka Raya Ditolak Dinas Pendidikan

GOTVNEWS, Palangka Raya – Bantuan fasilitas pemurni udara (air purifier) dari Humanies Project untuk sekolah terdampak kabut asap di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, resmi ditolak dan diminta untuk dicopot oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

Bantuan melalui program “Sekolah Aman Asap” tersebut sebelumnya telah dipasang di SD Negeri 8 Panarung dan SKH Negeri 1 Palangka Raya pada 22 Oktober 2026, usai mendapat persetujuan dari masing-masing kepala sekolah.

Namun, lima hari setelah pemasangan, pihak sekolah menginformasikan bahwa instalasi bantuan harus ditangguhkan dan seluruh perangkat diminta untuk ditarik atas instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

Penolakan bantuan tersebut diduga terkendala persoalan prosedur birokrasi dan administrasi perizinan antara pihak sekolah dan dinas pendidikan tingkat provinsi.

Melalui unggahan instagram, Humanis Project mengatakan pihaknya menerima informasi tersebut pada 27 Oktober 2026. Mereka menyampaikan rasa penyesalan serta menghormati keputusan pihak sekolah dan bersedia mengambil kembali fasilitas yang telah dipasang.

Namun, pihak Humanis Project menyayangkan tidak adanya ruang komunikasi terlebih dahulu untuk membahas bantuan yang ditujukan bagi keselamatan dan kenyamanan siswa selama kabut asap melanda.(frh)

Sumber: Ig @humaniesproject

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *