Bayi di Samarinda Meninggal Dunia Usai Terpapar Kabut Asap Karhutla‎

GOTVNEWS, Kalimantan Timur – Menyayat hati, seorang bayi berusia 1 tahun 2 bulan di Samarinda, Kalimantan Timur, meninggal setelah mengalami sesak napas dan sempat menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit pada Kamis (15/10/2027).
‎
‎Kondisi tersebut terjadi di tengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti lingkungan tempat tinggal mereka di Jalan Diponegoro, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda.⁠ ⁠
‎
‎Berdasarkan keterangan keluarga, bayi tersebut awalnya mengalami sesak napas hingga harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis pada Rabu (14/10/2026).
‎
‎Kondisinya kemudian memburuk dan mengharuskannya menjalani perawatan di ruang ICU.⁠ ⁠ Namun, nyawa bayi tersebut tidak tertolong.
‎
‎Kakek korban, Sarno, menyebut bahwa, saat kejadian, kabut asap menyelimuti lingkungan tempat tinggal keluarga. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir terhadap kesehatan cucunya yang masih bayi.⁠ ⁠
‎
‎“Waktu itu cucu saya mengalami sesak napas, di sekitar rumah memang ada kabut asap yang menyelimuti lingkungan, kami khawatir kondisi asap itu berdampak pada pernapasannya,” terangnya lirih.(Ald)
‎
‎Sumber: x/@ruangnalars

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *