GOTVNEWS, Bintan – Salah seorang petani cabai di Kelurahan Sei Lekop terpaksa beralih ke tenaman mentimun. Hal itu disebabkan ia sering mengalami gagal panen lantaran iklim di Kabupaten Bintan yang kurang mendukung belakangan ini.
Saderi, salah seorang petani cabai di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, mengatakan bahwa ia ingin beralih ke tanaman mentimun lantaran kondisi iklim di Bintan kurang mendukung belakangan ini untuk menanam cabai hijau.
Ia menyebutkan, biasanya ia bisa panen cabai mencapai 50 hingga 100 kilogram dalam sekali panen, dengan harga Rp40 ribu perkilonya kepada tengkulak.
Agar dapat terus menghasilkan dari kebunnya, Saderi berencana akan beralih dari tanaman cabai ke mentimun.
” Turun hasil panen saat ini, biasa 100 kilo kini menjadi 51 kilo sekali panen, kemungkinan kedepan akan kita ganti menjadi tanaman mentimuen “, jelansya.
Selain tanaman cabe, dikebun miliknya juga menanam komoditi terong, yang mana saat ini untuk komoditi tersebut masih aman untuk masa panen, berbeda dengan cabe hijau yang saat ini mengalami penurunan hasil panen lantaran diduga cuaca yang kurang mendukung.(mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







