GOTVNEWS, Tanjungpinang – Panitia Besar (PB) Porprov Kepri bersama lima kontingen kabupaten/kota sepakat melanjutkan cabang olahraga (cabor) panjat tebing Porprov Kepri 2026, dengan mencoret dari peserta empat atlet bermasalah dari kontingen Batam.
Polemik cabor panjat tebing Porprov Kepri VI di Tanjungpinang menemui titik terang setelah digelar technical meeting bersama Panitia Besar Porprov dan lima kontingen kabupaten/kota di Hotel CK, Selasa (3/11/2026).
Wakil Ketua PB Porprov Kepri, Eddy Rivana, mengatakan lima kabupaten/kota sepakat cabor panjat tebing tetap digelar meski jadwalnya sedikit tertunda. Sementara itu, empat atlet Batam yang dipersoalkan diputuskan tidak diturunkan dan diminta diganti.
”Bahwa semua sepakat dari lima kabupaten/kota dan pemprov akan melaksanakan agenda yang telah disusun, dan penjadwalan ulang dengan sisa waktu sehabis sholat Zuhur, dan mengacu aturan 4 atlet tidak di turunkan dan akan ada pengganti,” ungkapnya.
Ketua Cabor Panjat Tebing KONI Batam, Dian Desima, menerima keputusan tersebut demi menjaga kemajuan olahraga Kepri. Sementara itu, pihaknya masih membahas pengganti empat atlet yang tidak diperbolehkan bertanding.
”Mereka memang tidak dipermainkan dimana mereka domisilinya dari Batam semua, dengan sarat KTP non permanen, dengan surat verifikasi lolos, hanya saja keputusan seperti ini dan kami berbesar hati, dan kita percaya kita bisa juara,” ucapnya.
Sebelumnya, cabor panjat tebing Porprov Kepri diwarnai polemik terkait administrasi empat atlet Batam yang diduga berasal dari luar Kepri, sehingga memicu protes dan penundaan pertandingan.(ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











