GOTVNEWS, Tanjungpinang – Memastikan program sekolah rakyat berjalan optimal, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Abdul Haris, menggelar koordinasi penyelenggaraan program Sekolah Rakyat di Kepri.
Kegiatan berlangsung di Gedung 1 Gurindam Ismeth Abdullah UMRAH, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat pagi.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Abdul Haris, menjelaskan tugas utama kementeriannya adalah memastikan seluruh program prioritas nasional dapat berjalan optimal di lapangan.
Pemerintah berkomitmen menjadikan program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi sebagai upaya strategis meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat.
“Dari masa ke masa, tugas negara tetap sama yakni mengentaskan kemiskinan. Dan salah satu cara paling efektif untuk itu adalah melalui pendidikan, yakni lewat Sekolah Rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UMRAH, Agung Dhamar Syakti, menyatakan universitas turut mendukung penuh implementasi Sekolah Rakyat di Kepri.
Menurutnya, keterlibatan UMRAH akan dilakukan melalui penyediaan sumber daya pengajar potensial dari mahasiswa pendidikan, yang nantinya bisa terlibat langsung sebagai tenaga pendidik di Sekolah Rakyat.
“Sekolah Rakyat hadir untuk menjawab tantangan kesenjangan pendidikan di daerah. UMRAH berkomitmen aktif berperan, salah satunya dengan menyiapkan calon guru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk menjadi bagian dari program ini,” ungkap Agung.
Ke depan pihaknya akan merumuskan desain kerja sama dengan pemerintah pusat untuk menjadikan Sekolah Rakyat di Kepri sebagai ‘Lab School’ mahasiswa UMRAH, khususnya jurusan keguruan, sebagai wadah pembelajaran dalam mengajar dan manajerial pendidikan.(zpl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







