GOTVNEWS, Tanjungpinang — Merespon mengularnya antrian pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanjungpinang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Tanjungpinang masih melakukan identifikasi penyebab.
Dalam pantauan pada Sabtu (10/10/2026) di sejumlah SPBU Tanjungpinang, terlihat antiran masih menjalar hingga ke jalan utama dan menyebabkan macet karena sempitnya jalur jalan.
Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menjelaskan sejauh ini pihaknya telah melakukan pengecekan ke lapangan melalui untuk melakukan pemantauan dan identifikasi terhadap proses penyaluran Solar subsidi.
Langkah pemantauan tersebut berfokus pada pengawasan ketepatan sasaran penyaluran, mulai dari kesesuaian transaksi nozzle, kepemilikan FuelCard, verifikasi nomor polisi kendaraan, hingga penerapan batas kuota harian.
Pengawasan tersebut turut memastikan seluruh SPBU mematuhi regulasi distribusi BBM bersubsidi, termasuk batasan maksimal 60 liter per hari bagi kendaraan angkutan barang truk roda enam atau lebih.
”Kami menerjunkan tim untuk mengumpulkan data dan mengidentifikasi kondisi riil di lapangan agar memperoleh gambaran komprehensif terkait memanjangnya antrean Solar,” ujar Riany, Sabtu (10/10/2026).
Riany menambahkan, hasil temuan dan identifikasi dari lapangan saat ini tengah disusun sebagai bahan telaah komprehensif untuk dilaporkan kepada pimpinan daerah.
Langkah tersebut akan menjadi dasar evaluasi serta koordinasi lintas instansi teknis dan pihak Pertamina.
”Kami tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebabnya sebelum proses evaluasi dan verifikasi data selesai dilakukan secara memadai, lanjutnya
Sementara itu, mengenai pasokan BBM ke SPBU, Riany menyebutkan bahwa pasokan Solar dari Pertamina tetap berjalan rutin setiap hari (daily drop).
Namun, dinamika antrean di setiap SPBU memang sangat dipengaruhi oleh kapasitas tangki pendam serta tingginya volume pemintaan konsumen di masing-masing titik.
”Informasi dari pihak SPBU, pasokan Solar sebenarnya didistribusikan setiap hari, kami berharap penyaluran Solar subsidi dapat kembali berjalan tertib, tepat sasaran, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga,” pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














