GOTVNEWS, Karimun – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD DUKCAPIL) Provinsi Kepri, menggelar rapat kerja Tematik Kemiskinan melalui Intervensi Pemberdayaan BUM Desa di Kabupaten Karimun.
Raker yang berlangsung di Aston Karimun City Hotel, Tanjung Balai Karimun dengan mengusung tema “Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dalam rangka Percepatan Pengentasan Kemiskinan Tahun 2025”.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai 29 Juli hingga 31 Juli 2025 itu, diikuti 42 Kepala Desa se-Kabupaten Karimun dan 17 perwakilan pengurus BUM Desa yang ada di Kabupaten Karimun.
Pada kegiatan itu juga turut menghadirkan narasumber yang berasal dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepri, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karimun.
Rapat kerja digelar bertujuan untuk mewujudkan BUM Desa yang mampu meningkatkan kapasitasnya dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong peningkatan perekonomian di desa.
Selain itu, raker ini sebagai upaya untuk mewujudkan Kelompok Usaha Ekonomi Masyarakat yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga, dan perekonomian masyarakat.

Dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan pentingnya kolaborasi antara semua pihak. Dimana, berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, terdapat dua kabupaten yang harus mendapat perhatian serius yakni Kabupaten Karimun dan Kabupaten Lingga.
Khususnya di Kabupaten Karimun, terdapat 4 kecamatan yang memiliki rumah tangga masuk dalam desil 1, seperti Kecamatan Moro, Durai, Belat dan Kecamatan Sugi Besar.
Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan ujung tombak pemulihan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan pengembangan usaha milik masyarakat.
Hal itu seiring dengan lahirnya undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa.

Dengan adanya BUMDES ini diharapkan isu strategis yang menjadi program pemerintah pusat dan daerah tentang kemiskinan dapat dilakukan secara bersama dan kolaboratif.
Selian itu, BUMDES juga diharapkan menjadi moir penggerak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya itu, keberhasilan BUMDES dalam pengentasan kemiskinan tentunya di pengaruhi dengan berbagai aspek seperti kualitas manusia pengelolaan BUMDES, dukungan pemerintah dan beberapa pihak terkait, serta partisipasi aktif dari masyarakat desa.
Rapat kerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) tersebut tidak hanya sekedar kegiatan seremonial. Melainkan, merupakan forum penting dalam merumuskan strategi. Dan upaya konkret dalam memberdayakan masyarakat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada pelaksanaannya BUM Desa dapat menjalani kemitraan untuk saling memperkuat dan menguntungkan. Dengan begitu, bisa dilakukan pengembangan usaha serta bisa melakukan kemitraan bersama BUM Desa yang melakukan usaha-usaha produktif serta dapat saling memanfaatkan.(ADV/*)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








