GOTVNEWS, Karimun – Rencana pengembangan pusat data di wilayah Batam, Karimun, dan Bintan, Provinsi Kepri, membuka peluang investasi baru bagi Kabupaten Karimun. Rencana pemerintah pusat tersebut disambut positif oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah, yang melihatnya sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Letak geografis Karimun yang strategis, berada di jalur pelayaran internasional serta berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pengembangan infrastruktur digital.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyambut positif rencana pembangunan pusat data di Karimun. Menurutnya, fasilitas tersebut penting untuk mendukung perkembangan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (AI).
Menurutnya, pusat data berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat perkembangan daerah ditengah pesatnya kemajuan teknologi digital. Namun, pengembangannya masih menghadapi kendala infrastruktur, terutama pasokan listrik yang stabil dan ketersediaan air bersih.
Salah satu alternatif yang dipertimbangkan memanfaatkan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih untuk memenuhi kebutuhan operasional pusat data. Pemkab tidak ingin melewatkan peluang investasi yang berpotensi mendorong kemajuan daerah.
“Kami senang kalau ada data center disini walaupun kita tahu listrik terbatas. Kami menyakini ini adalah peluang untuk daerah. Tetapi sejauh ini memang belum ada pembahasan. Saya pikir itu harus di antisipasi semua ada konsenkuensinya mungkin apabila mengubah air laut menjadi air bersih. Kami belum mendalami tetapi jika ada peluang kenapa tidak,” ujar Iskandarsyah.
Rencana pengembangan hub data center di Kabupaten Karimun, diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam industri pusat data di Asia Tenggara, sekaligus melengkapi ekosistem digital yang telah berkembang di Singapura dan Malaysia.(yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













