GOTVNEWS, Tanjungpinang – Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim, mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait penangkapan dua oknum anggotanya yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi lengkap dari aparat terkait.
“Secara resmi belum dapat informasi, tapi intinya ASN sudah jelas peraturannya,” ujar Akib usai mengikuti Apel Persiapan Pasukan Pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2025, Senin (17/11/2025).
Akib menekankan bahwa hingga kini ia belum menerima laporan rinci mengenai penangkapan tersebut, sehingga belum bisa memberikan pernyataan detail. Namun ia menilai kasus ini sangat memukul institusinya, terlebih Satpol PP merupakan ujung tombak pemerintah kota dalam menjaga ketertiban.
“Ini bukan sekadar malu lagi, tapi kami berduka. Kami ini ujung tombak pemerintah dalam menegakkan ketertiban,” sambungnya.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan dan peringatan terkait bahaya narkoba sebenarnya sudah dilakukan secara menyeluruh. Wali Kota, Sekda, hingga aparat TNI dan Polri kerap memberi arahan agar anggota Satpol PP menjauhi narkoba.
“Pak Wali Kota, Pak Sekda sudah mengingatkan supaya tidak main-main dengan narkoba. Ternyata masih ada,” tegasnya.
Kedua oknum yang diamankan dilaporkan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan diketahui rekam jejak pekerjaan keduanya selama ini tidak bermasalah.
“Dari sisi kerja mereka sebenarnya tidak ada persoalan. Track record-nya bersih,” tuturnya.
Meski belum menerima laporan resmi, pihaknya tetap bersiap untuk melakukan langkah internal. Satpol PP akan berkoordinasi dengan Sekda dan Wali Kota untuk menentukan tindak lanjut, termasuk kemungkinan pemeriksaan urine bagi seluruh anggota.
“Berangkat dari kejadian ini, kita bakal melakukan penelitian internal,” jelasnya.
Akib menegaskan, keputusan sanksi berada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), mengingat status dua oknum tersebut sebagai P3K.
“Kalau soal sanksi, itu kewenangan BKPSDM. Prosesnya nanti berlanjut di sana,” tutupnya. (Ald)

















