Kenduri Paloboh, Ritual Warga Bintan Enau Akhiri Musim Durian

GOTVNEWS, Bintan – Warga Kampung Bintan Enau, Kabupaten Bintan, kembali menggelar Kenduri Paloboh, tradisi turun-temurun sebagai ungkapan syukur sekaligus penanda berakhirnya musim panen durian yang telah diwariskan selama ratusan tahun.

Bertempat di Kampung Bintan Enau, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, warga berkumpul memanjatkan doa dan selawat di kaki Gunung Bintan sebelum menikmati hidangan khas berupa bubur durian dan ketan putih.

Bagi masyarakat setempat, ketan atau beras pulut menjadi simbol harapan agar bunga durian kembali melekat kuat di musim berikutnya dan menghasilkan panen yang melimpah. Pohon-pohon durian yang tumbuh di kawasan ini merupakan pohon tua berusia ratusan tahun yang masih dirawat secara alami, termasuk varietas legendaris Durian Telor.

Tokoh masyarakat, Muktar, mengatakan setelah Kenduri Paloboh, warga masih akan menggelar Kenduri Duit Pokok, yakni tradisi menyedekahkan sebagian hasil penjualan durian kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur. Ia berharap tradisi ini mendapat perhatian pemerintah agar dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata budaya.

Kenduri Paloboh merupakan rangkaian ketiga dari empat ritual adat musim durian di Kampung Bintan Enau, yang terus dijaga sebagai warisan budaya sekaligus simbol kebersamaan masyarakat.(mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *