GOTVNEWS, Malaysia – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menuai sorotan usai ikut memimpin demo ribuan orang yang menuntut PM Anwar Ibrahim mundur dari jabatannya, pada Sabtu (27/7/2025).
Aksi ini diikuti sekitar 18 ribu orang, lantaran dipicu kenaikan biaya hidup dan kekecewaan terhadap janji reformasi Anwar yang dinilai gagal ditepati.
Di usianya yang menginjak 100 tahun, Mahathir hadir langsung di tengah massa yang memakai kaus bertuliskan โTurun Anwarโ. Ia menuduh Anwar menyalahgunakan kekuasaan untuk menjerat lawan politik, sementara pelaku sebenarnya justru dibiarkan bebas.
Mahathir menyebut, Anwar sebaiknya mundur karena tekanan publik jauh lebih besar dari tekanan partai yang pernah membuatnya sendiri lengser.
Perseteruan Mahathir dan Anwar sudah berlangsung hampir 30 tahun. Meski sempat bersatu pada 2018 untuk menjatuhkan Barisan Nasional, koalisi mereka tak bertahan lama.
Lewat unggahan media sosial, Mahathir terus mendesak Anwar mundur, bahkan menyebut Anwar sebenarnya tidak dipilih rakyat secara langsung karena menang lewat koalisi partai yang kalah.(frh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













