Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu dan 582 Ekstasi dari Malaysia, Pria 67 Tahun Ditangkap

GOTVNEWS, Karimun – Tim Quick Response Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Kodaeral IV berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika dari Malaysia melalui jalur laut di Perairan Timur Laut Pulau Takong Iyu, Kabupaten Karimun.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial AK (67) serta menyita 1.084 gram sabu dan 582 butir pil ekstasi yang disembunyikan di dalam termos.

Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, mengatakan pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat terkait rencana masuknya narkotika dari Johor, Malaysia.

Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan seluruh barang bukti positif mengandung narkotika.

“Pil ekstasi jenis ini kandungannya sangat tinggi dan menjurus ke unsur heroin. Tingkat bahayanya jauh lebih berbahaya dibandingkan ekstasi yang umum beredar. Tersangka yang berusia 67 tahun ini ternyata sudah pernah terlibat kasus serupa pada April 2026 lalu. Ia mengaku menerima bayaran sekitar Rp40 juta,” ujar Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, Jumat (12/6/2026).

Sementara itu, Komandan Kodaeral IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, menegaskan TNI AL akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah penyelundupan narkoba melalui perairan Kepri.

“Sakpai dengan saat ini Angkatan Laut mempunyai komitmen ini bukti kewaspadaan yang tidak pernah kendur beberapa waktu lalu kita juga berhasil mengungkap kasus serupa. Kami akan meningkatkan patroli dan pengawasan di seluruh perairan Kepulauan Riau agar tidak ada celah bagi para penyelundup beroperasi agar generasi saat ini terhindar dari peredaran Narkoba,” Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, turut mengapresiasi keberhasilan pengungkapan kasus tersebut dan menegaskan pentingnya upaya pencegahan serta edukasi kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

“Ini menjadi atensi Pemda bahwa upaya pencegahan saja tidak cukup. Pemerintah juga harus menghadirkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pesisir, kita juga akan melakukan edukasi agar warga tidak tergiur keuntungan instan dari bisnis narkoba,” ujar Iskandarsyah. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *