GOTVNEWS, Lingga – Di tiap – tiap daerah memiliki ciri khasnya masing – masing dalam merayakan lebaran. Kali ini kita akan melihat bagaimana masyarakat di pesisir Kabupaten Lingga merayakan lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.
Tepatnya di Dusun Tanjung Ambat, Desa Pulau Batang, Kecamatan Temiang pesisir, Lingga, seluruh masyarakat pada umumnya merayakan 1 Syawal atau Idul Fitri dengan melaksanakan ibadah shalat Id, sebagaimana masyarakat muslim pada umumnya di tanah air.
Namun ada ritual yang berbeda yang menjadi ciri khas warga Tanjung Ambat jika dibandingkan warga di perkotaan, mereka melaksanakan kenduri atau membaca doa selamat secara bersama – sama, setelah shalat Id.
Dalam ritual yang biasa disebut kenduri ini, masyarakat biasanya bermunajat dan membaca doa – doa secara berjamaah bahkan seluruh masyarakat berjenis kelamin laki – laki hadir disini, mereka memanjatkan doa kepada Tuhan, sebagai bentuk syukur karena masih dipertemukan dengan Ramadan dan Syawal tahun ini.
Setelah berdoa, masyarakat menyantap makanan hidangan bersama -sama, uniknya makanan ini adalah hasil masakan masyarakat yang dikumpulkan secara swadaya, kemudian disantap bersama – sama.
“Budaya kenduri ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu, sejak nenek – nenek moyang kami pertama kali menempati pulau ini, para tetua sengaja menggelar kenduri sebagai bentuk syukur kepada Allah dan menjalin kebersamaan antara penduduk pulau,” jelas Ibrahim, Tetua Dusun.
Ibrahim melanjutkan, setelah kenduri selesai warga kemudian melanjutkan silaturahmi dengan mengunjungi kerabat dan keluarga dari rumah ke rumah, biasanya dimulai dari rumah para tetua atau tokoh masyarakat di Tanjung Ambat.(Drl)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














