GOTVNEWS, Bintan – Musim kemarau menyebabkan warga Pulau Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, mengalami krisis air bersih. Warga bahkan harus mengantre hingga 24 jam untuk mendapatkan air, dengan jatah hanya tiga jerigen per hari.
Pulau Dendun dihuni sekitar 362 kepala keluarga yang mayoritas bekerja sebagai nelayan ini mengalami krisis air bersih yang menjadi persoalan berulang setiap musim kemarau.
Kepala Desa Dendun, Eva Riana, mengatakan dari 25 sumur warga, hanya satu sumur yang airnya masih layak dikonsumsi. Sementara sumur lainnya terasa asin akibat intrusi air laut dan sebagian berkarat.
“Memasuki musim kemarau debit air pada sukur penopang kebutuhan warga tersebut mengalami penurunan, sehingga warga harus mengantre hingga 24 jam demi mendapatkan kuota tiga jerigen per hari,”jelasnya, Sabtu (22/8/2026).
Penurunan debit air membuat warga harus menghemat penggunaan air. Untuk memenuhi kebutuhan minum, sebagian warga bahkan membeli air galon dari Tanjungpinang.
Warga berharap rencana pembangunan saluran air bawah laut dari Desa Mantang Baru ke Desa Dendun segera terealisasi, sehingga persoalan air bersih dapat teratasi.(mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












