GOTVNEWS, Tanjungpinang – Komoditas sayur di Kota Tanjungpinang pasca lebaran Idul Fitri mengalami kenaikan harga. Hal ini disebabkan karena belum normalnya pengiriman dari petani yang berdampak pada minimnya stok barang.
Sejumlah komoditas sayuran di Pasar Bintan Center Tanjungpinang, pasca lebaran Idul Fitri mengalami kenaikan harga.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti sayur bayam yang sebelumnya di jual Rp15 ribu kini naik menjadi Rp20 ribu perkilogram.
Sayur kangkung yang sebelumnya Rp16 ribu kini menjadi Rp18 ribu perkilogram. Kemudian, sawi yang sebelumnya Rp26 ribu naik menjadi Rp28 ribu, dan terong dari Rp20 naik menjadi Rp22 ribu perkilogramnya.
Kenaikan harga itu terjadi karena belum normalnya pasokan dari petani pasca lebaran. Akibatnya, stok barang di pasaran menipis sementara permintaan dari konsumen meningkatkan.
“Ya paling Rp 2 ribu satu kilo naiknya, disebabkan karena alur mudik, petani kan pada ga panen, jadi sayur naik,” Rawi, pedagang sayur.
Ia menyampaikan, kenaikan harga sayur ini sudah terjadi pada tanggal 1 April 2025 kemarin di saat momen Idul Fitri, dan akan di prediksi akan terus mengalami kenaikan jika pasokan panen petani terus menipis.(ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







