GOTVNEWS, Jakarta – Pemerintah tengah mengkaji opsi pendanaan, termasuk dari APBN, untuk pembangunan pondok pesantren pasca robohnya Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo yang menewaskan 67 orang.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), namun masih dalam tahap kajian.
โSetelah kejadian Ponpes Al Khoziny kemarin, muncul gagasan apakah pembangunan pondok pesantren bisa dibiayai dari APBN. Tapi hal ini masih kita pelajari,โ ujarnya di Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025).
Ia menjelaskan, kajian mencakup berbagai aspek, mulai dari jumlah dan kondisi pesantren yang ada hingga potensi pembangunan pesantren baru.
Pemerintah juga memprioritaskan pendataan seluruh pondok pesantren di Indonesia serta pengujian aspek keselamatan bangunannya.
Langkah ini dilakukan agar peristiwa robohnya bangunan Ponpes Al Khoziny tidak kembali terjadi di masa mendatang.(frh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







