Batam  

Pemko Batam Perluas Beasiswa untuk Pelajar Berprestasi, Tidak Mampu, dan Hinterland

Pemko Batam Perluas Beasiswa untuk Pelajar Berprestasi, Tidak Mampu, dan Hinterland.
Pemko Batam Perluas Beasiswa untuk Pelajar Berprestasi, Tidak Mampu, dan Hinterland. Foto: Diskominfo Pemko Batam.

GOTVNEWS, Batam – Pemerintah Kota Batam resmi mentransformasi program bantuan pendidikan tinggi dengan memperluas penerima menjadi tiga kategori, yakni Beasiswa Berprestasi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Beasiswa Tidak Mampu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta Beasiswa Hinterland melalui kerja sama perguruan tinggi mitra.

Program tersebut disosialisasikan langsung oleh Amsakar Achmad bersama Li Claudia Chandra dalam kegiatan Sosialisasi Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam di Crown Vista Hotel Batam, Sekupang, Senin (18/5/2026).

Amsakar mengatakan transformasi program beasiswa merupakan bagian dari perubahan arah pembangunan daerah yang kini lebih berfokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM).

Menurutnya, Pemko Batam ingin memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu dan wilayah hinterland. Sebelumnya, bantuan pendidikan hanya diberikan kepada mahasiswa jalur SNBP berdasarkan Peraturan Wali Kota Batam Nomor 56 Tahun 2023.

Kini, kebijakan tersebut diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Batam Nomor 5 dan 6 Tahun 2026 serta sejumlah keputusan wali kota terkait kerja sama perguruan tinggi dan pembiayaan bantuan pendidikan.

Khusus program Beasiswa Hinterland, Pemko Batam menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Politeknik Negeri Batam, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Amsakar menjelaskan, ITS dipilih untuk mendukung kebutuhan tenaga ahli sektor perkapalan, Polibatam diproyeksikan mencetak SDM digital guna menyambut investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa Digital Park, sedangkan UMRAH diharapkan memperkuat sektor kemaritiman dan perikanan di Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan itu, Amsakar juga memotivasi para pelajar dengan membagikan pengalaman hidupnya saat menempuh pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi.

Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan jalan terbaik untuk meningkatkan status sosial dan memenangkan persaingan global.

Selain itu, ia meminta kepala sekolah dan guru terus menjadi motivator bagi siswa agar memiliki mental petarung dan semangat belajar tinggi.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti 477 peserta, terdiri atas siswa hinterland, kepala sekolah, guru, serta siswa SMA/SMK/MA se-Kota Batam yang diproyeksikan mengikuti seleksi SNBP dan SNBT tahun depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *