GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang berencana mengembangkan kawasan hutan lindung menjadi destinasi wisata olahraga (sport tourism). Konsep tersebut nantinya akan mewadahi aktivitas para pelari (runners) dan pesepeda (bikers) di tengah alam terbuka.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyebutkan untuk mewujudkan hal tersebut akan segera dilakukan koordinasi bersama provinsi sebagai pihak yang berkewenangan mengelola wilayah hutan.
Lis menyebut, dengan konsep pengembangan dipastikan tetap menjaga fungsi utama hutan lindung sebagai area konservasi. Pemerintah ingin menghadirkan ruang publik baru yang menawarkan udara segar sekaligus mendukung gaya hidup sehat masyarakat.
”Jadi hutan bukan hanya sekadar kita pelihara saja, tetapi kita manfaatkan dengan udara yang sehat untuk berlari di hutan,” ujar Lis Darmansyah, belum lama ini.
lanjut Lis, selain menjadi jalur olahraga, kawasan ini sedang di desain agar memiliki daya tarik estetika sebagai destinasi wisata alam terpadu. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke ibu kota Provinsi Kepri.
”Saya sedang berkolaborasi juga mendesain bagaimana hutan lindung menjadi salah satu wisata yang bisa kita manfaatkan,” sambungnya.
Ia menegaskan, negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia telah optimal mengelola hutan kota, sementara Tanjungpinang dinilai punya modal besar dengan puluhan hektare lahan hijau yang siap dikembangkan.
”Kita punya lebih dari 70 hektare kawasan hutan lindung, sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan,” tuturnya.
Melalui sinergi lintas pemerintah, proyek tersebut ditargetkan mampu memperkuat citra Tanjungpinang sebagai kota yang ramah aktivitas olahraga dan wisata berbasis alam (eco-tourism).
”Insya Allah nanti kita akan berkolaborasi dengan Pemprov agar hutan lindung ini menjadi spot bagi runner dan bikers,” ucapnya.(Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












