Pemuda Muhammadiyah Karimun Sambangi P4MI, Soroti Nasib Pekerja Migran dan Peluang Kerja ke Luar Negeri

GOTVNEWS, Karimun – Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Karimun mengunjungi Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Karimun, untuk berdiskusi mengenai isu pekerja migran serta mendorong edukasi prosedur resmi bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI), mulai dari kendala keberangkatan hingga peluang kerja ke luar negeri yang aman dan sesuai prosedur.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Karimun, Salman Al Farisi, mengatakan pihaknya ingin memperoleh informasi langsung dari P4MI agar dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak menjaga kondusivitas serta mendukung perlindungan bagi pekerja migran.

Dalam waktu dekat, Pemuda Muhammadiyah berencana melakukan kunjungan ke Jakarta untuk bertemu jajaran Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Sebagai masyarakat Karimun tentunya kita berharap semua pihak menjaga lisan maupun tulisan terkait pekerja migran. Kami juga prihatin dengan kondisi yang terjadi dan memberikan semangat kepada para pekerja migran karena ini menyangkut persoalan pekerjaan dan masa depan mereka,” ujar Salman Al Farisi

Sementara itu, Koordinator P4MI Kabupaten Karimun, Ronald Simanjuntak, menegaskan pihaknya terus mengedukasi masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi. Menurutnya, sosialisasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk KJRI Johor Bahru, terus dilakukan untuk meningkatkan perlindungan pekerja migran.

“Pada prinsipnya kami selalu menekankan migrasi aman. Kami mengingatkan masyarakat agar bekerja ke luar negeri secara prosedural sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga tidak melakukan pembiaran selalu melakukan sosialisasi bahkan koordinasi dengan Sosek Malindo yang dihadiri Bupati Karimun dan Selat Panjang mengenai spesial pass,” ujar Ronald Simanjutak.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat memahami prosedur migrasi yang aman sehingga pekerja migran asal Karimun dapat bekerja secara legal dan memperoleh perlindungan maksimal.(yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *