Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan, Rutan Karimun Terima SK Penyuluh Agama dari Kemenag

Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan, Rutan Karimun Terima SK Penyuluh Agama dari Kemenag.
Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan, Rutan Karimun Terima SK Penyuluh Agama dari Kemenag. Foto: Humas Rutan Karimun.

GOTVNEWS, Karimun – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun menerima kunjungan silaturahmi sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Penyuluh Agama dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun, Rabu (23/9/2026).

Penyerahan SK tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam mendukung program pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Rutan Karimun.

Melalui kerja sama ini, para Penyuluh Agama dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun akan berperan dalam memberikan penyuluhan serta pembinaan mental dan spiritual kepada warga binaan.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman serta pengamalan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari proses perubahan diri selama menjalani masa pidana.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun, Yogi Hadhi Wijaya, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.

“Pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan dan kemandirian, tetapi juga perlu memperkuat mental serta spiritual warga binaan. Dengan adanya dukungan dari Kementerian Agama Kabupaten Karimun melalui Penyuluh Agama, kami berharap nilai-nilai keagamaan dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan kembali beradaptasi dengan masyarakat,” ujar Yogi.

Ia menambahkan, sinergi antara Rutan Karimun dan Kementerian Agama Kabupaten Karimun akan terus diperkuat agar program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin. Kolaborasi antarinstansi seperti ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada perubahan perilaku yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun berharap pembinaan keagamaan dapat menjadi sarana penguatan karakter, peningkatan kesadaran diri, serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan setelah menyelesaikan masa pidananya. (Yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *