GOTVNEWS, Depok – Rutan Kelas I Depok mengakui video yang memperlihatkan dugaan pesta narkoba terjadi di lingkungan rutan.
Kepala Rutan Kelas I Depok, Ario Galih Maduseno mengatakan, pihaknya telah memeriksa sekitar 22 warga binaan yang berada di kamar tersebut.
Selain itu, 2 petugas yang diduga terlibat dalam pelanggaran juga ikut diperiksa. Keduanya berasal dari jajaran satuan pengamanan dan staf pembinaan.
Pihaknya juga telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian serta Dirjenpas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Rutan Depok menegaskan komitmennya untuk bersikap transparan dan menindak tegas setiap pihak yang terbukti melanggar aturan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihaknya juga menyatakan komitmen memberantas peredaran gelap narkoba di dalam rutan.(frh)
Sumber: X @pikiran_rakyat
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













