GOTVNEWS, Batam – Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Batam, Yusuf mengatakan akan Memprioritaskan kader PKS untuk menjadi Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota Batam pada pemilukada 2024 yang akan datang.
Hal ini dikatakan Yusuf dalam acara konsolidasi bidang Perempuan dan ketahanan keluarga pada Kamis (23/05) di Bandung Resto, ” Kita akan sekuat tenaga mendorong kader agar bisa dan ikut dalam kendaraan Pilkada 2024 yang akan datang” tegas Yusuf.
Pada acara ini juga dihadiri Tiga calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan diusung PKS pada pemilukada 2024 mendatang. Adapun kader yang akan diusung ialah, Suryani, Raden Hari Tjahyono dan Yusuf sendiri.
Yusuf menegaskan walaupun selama ini dianggap PKS itu tidak punya dana, Namun pada kenyataannya pada Pesta Demokrasi atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Partai PKS sukses memperoleh suara yang cukup signifikan, Bisa dicontohkan pada Pilkada 2019, PKS mengusung Suryani sebagai kontestasi calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau, yang mendampingi petahana Isdianto.
Dimana INSANI (Isdianto-Suryani) mampu mengungguli suara Ibu Marlin untuk pemilihan suara di kota Batam, Hal itu terjadi karena ketika Kader PKS yang diusung maka seluruh kader akan saling bahu membahu, bahkan mengeluarkan biaya untuk memenangkan Calon atau kader yang diusung. Lanjut Yusuf.
Yusuf melanjutkan, jika pun tidak menjadi Walikota maka DPD PKS Batam akan memprioritaskan mendukung wali kota yang mengajak kader PKS menjadi wakilnya, misalkan salah satu nama yang cukup digadangkan yakni Amsakar Ahmad, bisa disandingkan dengan Suryani atau Marlin Agustina bisa disandingkan dengan Raden atau dengan Yusuf sendiri.
Dalam kesempatan yang sama, Suryani yang juga hadir dan menyatakan kesiapannya untuk menjadi pendamping Amsakar atau siapa pun, jika memang itu sudah diperintahkan oleh mekanisme PKS.
“Insya Allah jika itu keputusan dari mekanisme dan Majelis Syuro PKS, maka saya akan ikut dan siap untuk mendampingi siapa pun baik menjadi calon Wakil Wali Kota Batam maupun Calon Wakil Gubernur Kepri” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Raden Hari Tjahyono lebih fokus menanggapi tentang amunisi atau biaya pemenangan PKS yang selama ini berasal dari kader. Bisa dibilang PKS juga bisa unlimited jika memang untuk mendukung kader PKS sendiri. Ia berikan contoh ketika Pilkada 2019 lalu, dimana PKS mengusung Isdianto-Suryani dan hasilnya untuk di kota Batam, suara pasangan tersebut lebih unggul dibanding pasanganย yangย lainnya (*)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














