GOTVNEWS, Anambas – Harsyad (52) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdomisili di Kelurahan Tarempa, ditemukan tewas di pinggir Jalan M.H. Tamrin, Tarempa, ternyata korban pembunuhan. Polisi memastikan kematian korban bukan karena sakit melainkan akibat dibunuh.
Kabar itu disampaikan langsung oleh Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Kepulauan Anambas, pada Kamis (23/10/2025).
AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengatakan, pembunuh Harsyad itu sudah berhasil ditangkap, pelaku berinisi ASPM (20). Keberhasilan in setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan digital forensik, serta informasi dari masyarakat.
“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim Satreskrim Polres Kepulauan Anambas yang dibantu ahli forensik digital dan Bidang Dokkes Polda Kepri,” ucapnya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian milik pelaku dan korban, satu unit sepeda motor, satu unit sepeda listrik serta dua unit telepon genggam.
“Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 338 jo 351 ayat (3) KUHP, tentang pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian,” tegas Kapolres.
Kapolres menegaskan, keberhasilan ini merupakan bukti komitmen jajaran Polres Kepulauan Anambas dalam memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat.
“Kasus ini menjadi perhatian bersama. Kami bekerja siang dan malam, memanfaatkan dukungan teknologi serta informasi dari masyarakat, sehingga pelaku dapat segera diamankan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Kepulauan Anambas, AKP Bambang Sadmoko, Ps. Kasi Humas Polres Kepulauan Anambas, Ipda Baginda Hasibuan, Kepala kantor Imigrasi, Ferry Krisdiyanto dan sejumlah pejabat dari Kantor Imigrasi Kelas II Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sebelumnya, warga Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Jumat (17/10/2025) pagi, dibuat heboh oleh penemuan jasad seorang pria di tepi Jalan M.H. Thamrin. Pria tersebut diketahui bernama Harsyad (52), seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang berdomisili di Kelurahan Tarempa.(Zpl)

















