Metropolis

Polres Anambas Masih Selidiki Temuan Tulang-Belulang di Pulau Noran

GOTVNEWS, Anambas – Tulang-belulang diduga milik manusia ditemukan di Pulau Noran, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kute Siantan, pada Selasa 16 September 2025. Polisi masih melakukan penyelidikan intensif terkait temuan tulang-belulang tersebut.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, menegaskan bahwa proses identifikasi dan penyelidikan sedang berjalan untuk memastikan asal-usul dan kondisi temuan itu.

“Proses identifikasi dan penyelidikan sedang berjalan terkait temuan tulang-belulang itu,” kata AKBP I Gusti Ngurah Agung.

AKBP I Gusti Ngurah Agung menjelaskan, dari keterangan saksi bernama Marwan. Tulang-belulang ini ditemukan pertama kali oleh Riki yang ketika itu terkena angin kencang saat mencari cumi-cumi, dan memutuskan untuk berteduh di Pulau Noran.

“Saat berteduh di Pulau Noran karena kenak cuaca buruk, dan ketika si Riki ini nyalakan senter melihat tulang-belulang itu. Karena ketakukan sehingga melapor ke desa dan ke Bhabinkamtibmas Desa Batu Ampar,” sebutnya.

Setelah menerima laporan tersebut, lanjut AKBP I Gusti, Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian bersama personel Satreskrim Polres Anambas dan tim medis dari Puskesmas Kute Siantan langsung menuju lokasi penemuan tulang belulang dan memasang garis polisi.

“Tim kami telah melakukan pemeriksaan awal dan membawa tulang-belulang tersebut ke RSUD Lapangan Palmatak untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut,” sebut AKBP I Gusti dalam keterangannya.

Pemeriksaan medis dilakukan oleh Dr. Sukma guna mengidentifikasi jenis kelamin, umur, dan kemungkinan penyebab kematian. Namun, hingga kini hasil visum eksternal (VER) dari rumah sakit belum diterima oleh pihak kepolisian.

AKBP I Gusti menambahkan, langkah kepolisian saat ini mencakup pengamanan TKP, pengumpulan barang bukti, permintaan visum/verifikasi medis, serta penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi dan asal usul temuan tersebut” Jelasnya.

“Adapun tulang-belulang yang ditemukan berupa tengkorak kepala dan beberapa bagian tulang lain yang tidak lengkap. Identitas dan jenis kelamin belum dapat dipastikan,” ujarnya.

Kapolres Anambas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penyelidikan kepada pihak berwajib. (Zpl)

Berita Terkait