GOTVNEWS, Tanjungpinang – Program stimulus berupa potongan harga tiket kapal laut dari pemerintah menunjukkan dampak positif. Dimana PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Tanjungpinang mencatat adanya tren kenaikan jumlah pengguna jasa yang cukup signifikan di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Cabang PELNI Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan sejak stimulus diberlakukan pada 20 Juni lalu, arus keberangkatan dan kedatangan penumpang di pelabuhan melonjak sekitar 10 persen.
Angka tersebut diprediksi akan terus bergerak naik mengingat masa berlaku program potongan harga bertepatan dengan momen libur sekolah yang berlangsung hingga 15 Agustus mendatang.
“Tercatat sebanyak 1.015 penumpang datang dari wilayah kepulauan, sedangkan penumpang yang berangkat dari Kijang menuju Belinyu dan Tanjung Priok mencapai 861 orang,” ucapnya, Sabtu (27/6/2026).
Dirinya menyebutkan, untuk memperluas jangkauan dan memperlancar akses transportasi laut, pemerintah pusat bersama PELNI merespons cepat kebutuhan masyarakat pulau terluar.
Hasil koordinasi membuahkan kesepakatan dengan mendatangkan armada tambahan guna melayani perlintasan di wilayah perairan Kepri selama masa stimulus.
”Usulan dari Pemerintah Daerah Natuna sudah diakomodasi oleh Kementerian Perhubungan bersama Ditjen Hubla dan PELNI untuk mengoperasikan KM Kelimutu,” jelasnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan program stimulus berjalan lancar tanpa kendala teknis, guna menutup celah praktik percaloan dan penipuan harga, pihak PELNI mengingatkan para calon penumpang untuk bertransaksi secara mandiri secara digital.
”Kami mengimbau masyarakat membeli tiket melalui aplikasi PELNI Mobile karena seluruh fitur pembayaran resmi tersedia di sana,” pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








