Respons Jokowi soal Polemik Kereta Cepat Whoosh: Bukan Cari Laba, Tapi Investasi Sosial

GOTVNEWS, Jakarta – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo menanggapi sorotan publik terkait tingginya beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh yang kini menjadi tanggungan negara.

Mantan Presiden RI, Joko Widodo mengungkapkan alasan di balik pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh yang kini disorot karena beban utang.

Menurutnya, proyek itu dibangun untuk mengatasi kemacetan parah di Jakarta dan Bandung yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp100 triliun per tahun.

Jokowi menegaskan, pembangunan transportasi massal seperti kereta cepat, LRT, dan MRT tidak bisa dilihat dari laba saja, tapi juga dari investasi sosial, seperti pengurangan emisi karbon dan peningkatan produktivitas masyarakat, serta polusi yang lebih berkurang.

Saat ditanya soal potensi kerugian proyek Whoosh, Jokowi tidak menjawab secara lugas, namun ia memprediksi Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) semakin positif ke depan.(frh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *