Tanpa Tunai, Pelindo Karimun Terapkan Pass Cashless untuk Transaksi Lebih Praktis

Tanpa Tunai, Pelindo Karimun Terapkan Pass Cashless untuk Transaksi Lebih Praktis.
Tanpa Tunai, Pelindo Karimun Terapkan Pass Cashless untuk Transaksi Lebih Praktis. Foto: Gotvnews/Yh.

GOTVNEWS, KARIMUN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional I Tanjungbalai Karimun akan memberlakukan sistem pembayaran pass pelabuhan secara non-tunai (cashless) mulai 1 Mei 2026.

Kebijakan ini menempatkan Karimun sebagai pelabuhan pertama yang menerapkan digitalisasi sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan.

General Manager (GM) Pelindo Regional I Tanjungbalai Karimun, Joni Utama, menjelaskan sistem cashless sebenarnya telah diperkenalkan sejak dua tahun lalu.

Namun, implementasi menyeluruh baru diperkuat tahun ini seiring dorongan percepatan digitalisasi nasional.

“Skema ini bukan hal baru, sudah diperkenalkan sejak dua tahun lalu. Hanya saja, masyarakat masih cenderung memilih pembayaran tunai,” ujar Joni Utama.

Menurutnya, sistem digital ini memberikan kemudahan karena seluruh transaksi langsung tercatat dalam sistem perbankan, tanpa melalui proses manual.

“Dengan sistem ini, transaksi lebih transparan dan efisien, serta mendukung program digitalisasi nasional,” jelasnya.

Meski demikian, Pelindo tetap memberikan solusi bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan pembayaran non-tunai, termasuk bagi kalangan lanjut usia.

Petugas di lapangan akan membantu calon penumpang yang ingin membayar secara tunai, dengan cara mentransaksikan pembayaran tersebut ke dalam sistem digital.

“Petugas akan membantu proses pembayaran cash agar tetap bisa masuk ke sistem online,” katanya.

Sebelumnya, kebijakan ini sempat menuai sorotan dari masyarakat, terutama terkait kesiapan pengguna dan kendala jaringan.

Namun, Pelindo memastikan sistem pendukung telah disiapkan untuk menunjang kelancaran penerapan di lapangan.

Joni berharap masyarakat mulai membiasakan diri menggunakan pembayaran non-tunai secara mandiri, guna menghindari antrean dan mempercepat proses layanan di pelabuhan.

*Harapan kami, masyarakat bisa beralih ke non-tunai. Ini akan mempermudah dan mempercepat pelayanan,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *