Udara Tak Sehat, Disdik Tanjungpinang Kembali Terapkan Belajar dari Rumah hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan

Udara Tak Sehat, Disdik Tanjungpinang Kembali Terapkan Belajar dari Rumah hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan.
Udara Tak Sehat, Disdik Tanjungpinang Kembali Terapkan Belajar dari Rumah hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan. Foto: Google.

‎GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) kembali mengalihkan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi Belajar dari Rumah (BDR) untuk seluruh satuan pendidikan PAUD, PNF, SD, hingga SMP negeri dan swasta se-Kota Tanjungpinang.
‎
‎Langkah darurat tersebut diambil menyusul menurunnya kualitas udara di Kota Tanjungpinang hingga masuk kategori tidak sehat akibat paparan kabut asap kiriman yang kian menebal.
‎
‎Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/660.32/15/5.3.01/2026 yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.
‎
‎Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, mengonfirmasi bahwa pengalihan sistem pembelajaran daring tersebut mulai berlaku efektif pada Selasa (29/9/2026) hingga batas waktu yang belum ditentukan.
‎
‎”Seluruh satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, PNF, TK, SD, hingga SMP negeri maupun swasta untuk BDR,” terangnya saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).
‎
‎Melalui surat edaran tersebut, Disdik menginstruksikan para kepala sekolah dan guru untuk menyusun penugasan terstruktur yang memprioritaskan kondisi serta akses siswa.
‎
‎Guru juga diminta tetap hadir di sekolah untuk memantau perkembangan belajar anak serta mengawasi kondisi kesehatan warga sekolah secara berkala.
‎
‎Selain itu, Disdik mengimbau para orang tua dan wali murid untuk mendampingi anak-anak selama masa BDR serta membatasi aktivitas anak di luar rumah guna menghindari paparan langsung kabut asap.
‎
‎”Kami meminta orang tua mendampingi para siswa dan membatasi aktivitas di ruang terbuka serta menjaga kesehatan,” pungkasnya. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *