Diangkat Jadi Staf Khusus, Riny Fitrianti Siap Wujudkan Program Gubernur Ansar

Diangkat Jadi Staf Khusus, Riny Fitrianti Siap Wujudkan Program Gubernur Ansar. Foto: Dok. Riny

GOTVNEWS, TanjungpinangGubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad telah mengangkat dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) 17 orang sebagai Staf Khusus (Stafsus). Salah satunya yakni Riny Fitrianti yang diketahui anak mantan Gubernur HM Sani.

Penyerahan SK pengangkatan tersebut melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Adi Prihantara di Kantor Gubernur Kepri, Dompak pada Kamis (23/1/2025).

Usai menerima SK Stafsus Gubernur, Riny menyatakan dirinya akan fokus membantu Gubernur Ansar memujudkan program yang menjadi visi dan misi pembangunan Kepri lima tahun ke depan.

“Tentu yang menjadi fokus saya adalah apa yang ditugaskan kepada saya, yakni bidang ketenagakerjaan, transmigrasi, kelautan dan perikanan,” ujar Riny di Tanjungpinang, Jumat (24/1/2025).

Secara khusus Riny mengaku telah melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Selain itu ia telah merancang penguatan dalam membantu mewujudkan program gubernur untuk bidang yang ditugaskan kepadanya, diantaranya memperkuat peran balai latihan kerja. 

“Ini berkaitan dengan pendidikan atau pelatihan vokasi dalam rangka membuka ruang sekaligus mempersiapkan warga Kepulauan Riau menjadi tenaga kerja yang terampil dan mampu bersaing,” terang Riny.

Gubernur Ansar dia sebut fokus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengisi lapangan kerja yang ada.

Kemudian mewujudkan rencana Gubernur dalam upaya perlindungan tenaga kerja non formal lainnya.

“Sebagaimana diketahui Pemprov Kepri telah memberikan perlindungan kepada nelayan mandiri berupa pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan. Tahun ini Gubernur akan melaksanakan program serupa untuk tenaga kerja non formal lainnya. Salah satunya adalah BPJS Ketenagakerjaan untuk petani,” papar Riny lagi.

Sebagaimana diketahui, 17 orang yang diangkat menjadi Stafsus itu terdiri dari tokoh masyarakat, politikus hingga akademisi yakni Sarafuddin Aluan, Nurdin Basirun, Riny Fitrianti, Mukhti, Nazaruddin, Ahmad Rivai Hamta, Suyono Sarean, Syarifah Normawati.

Kemudian Angelinus, Mulia Rido Purba, Basyaruddin Idris, Suryani, Gunawan Satary, Oksep, Endri Sanopaka, Bismar Arianto, dan Hasriawadi. (Alt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *