GOTVNEWS, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad tanggapi adanya dugaan penjualan minyak goreng merek Minyakita yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) di pasaran.
Dimana Pemprov Kepri akan segera menelusuri kebenaran informasi tersebut sebelum mengambil tindakan tegas.
Gubernur Ansar, menegaskan pentingnya akurasi data lapangan sebelum memberikan respons resmi, hal tersebut dilakukan agar langkah penanganan yang diambil nantinya tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.
“Minyak? Nanti kita cek dulu ya soal itu, takutnya kita salah sampaikan pula,” ucapnya saat dimintai tanggapan, Kamis (16/7/2026).
Guna memastikan kondisi riil di pasar-pasar tradisional maupun ritel, dirinya akan berkoordinasi langsung dengan dinas Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (DKP2KP) Kepri, langkah verifikasi tersebut diharapkan dapat segera memetakan wilayah mana saja yang terindikasi mengalami lonjakan harga di atas ketentuan nasional.
“Nanti saya akan cek dulu bersama Bu Rika selaku Kepala DKP2KP Kepri,” tegasnya.
Dirinya menegasikan, langkah pengecekan tersebut menjadi perhatian serius menyusul isu yang beredar di masyarakat terkait harga Minyakita terutama di wilayah kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kepri memastikan akan menelusuri informasi tersebut secara menyeluruh sebelum mengambil langkah lanjutan maupun menyampaikan keterangan resmi,” pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













