Perkuat Kapasitas SDM, Pemkab Karimun Gelar Pelatihan Bagi Pengurus Koperasi Merah Putih

Perkuat Kapasitas SDM, Pemkab Karimun Gelar Pelatihan Bagi Pengurus Koperasi Merah Putih.
Perkuat Kapasitas SDM, Pemkab Karimun Gelar Pelatihan Bagi Pengurus Koperasi Merah Putih. Foto: dok Pemkab Karimun.

GOTVNEWS, Karimun – Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Karimun menggelar pelatihan pengurus Koperasi Merah Putih, di Ballroom Hotel 21, Senin (24/11/2024).

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan pelatihan pengurus desa/kelurahan bertujuan untuk memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus Koperasi Merah Putih.

“Pelatihan ini merupakan bagian program Asta Cita bapak presiden dari semua komponen Provinsi, Daerah hingga tingkat desa yang menekankan penguatan ekonomi,” ujar Iskandarsyah.

Iskandarsyah menilai pelatihan yang digelar penting dalam peningkatan kapasitas SDM agar koperasi dapat dikelola secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat.

“Kami Pemda Karimun akan mendorong agar koperasi merah putih di Karimun terus berkembang dan menjadi lembaga yang modern,” ujarnya.

Bupati Karimun, Iskandarsyah didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Riki Rionaldi.
Bupati Karimun, Iskandarsyah didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Riki Rionaldi.Foto: Gotvnews/yh

Melalui pelatihan yang digelar selama tiga hari, diharapkan para pengurus dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam mengelola koperasi.

“Untuk mewujudkan totalitas koperasi merah putih kita harus semangat salah satunya mengenai lahan yang sudah disepakati beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Riki Rionaldi, menyoroti pentingnya sinergi dan komunikasi antarlembaga dalam menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Karimun per hari ini komunikasi juga cukup baik. Kodim atau TNI dananya akan dikucurkan setelah lahan secara keadaan di lapangan siap bangun, sementara lahan itu kewenangan kepala daerah,” ujar Riki.

Program KDKMP ini melibatkan personel TNI (BKO ke dalam Agrinas) serta partisipasi aktif dari lurah, kades, dan masyarakat.

Riki optimis bahwa tahap pertama dan kedua program ini sudah banyak yang clear and clean secara administrasi. Targetnya adalah membangkitkan semangat berkoperasi di tengah masyarakat melalui hasil nyata.

“Kembangkan dulu supaya semangat berkoperasi kita hidup di tengah-tengah masyarakat. Kalau sudah di Januari awal ada koperasi yang hadir di kampung kita, ada pelayanan nilai sembako, pergudangan, hasil pertanian dan UMKM, itu semangatnya akan semakin kuat,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *