Bappenas Bidik Pertumbuhan Kepri 8 Persen, Pariwisata dan Ekonomi Digital Jadi Andalan

Bappenas Bidik Pertumbuhan Kepri 8 Persen, Pariwisata dan Ekonomi Digital Jadi Andalan.
Bappenas Bidik Pertumbuhan Kepri 8 Persen, Pariwisata dan Ekonomi Digital Jadi Andalan. Gotvnews/Ald.

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyoroti potensi besar ekonomi Kepulauan Riau dalam agenda Musrenbang 2026.

Meski sebelumnya pertumbuhan ekonomi Kepri sudah melampaui angka nasional, optimalisasi di berbagai sektor masih perlu digenjot lebih maksimal.

Staf Ahli Kementerian PPN/Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti, mencatat performa ekonomi Kepri tahun 2025 mencapai 6,94 persen jauh di atas rata-rata nasional sebesar 5,11persen, namun ia menegaskan bahwa pengukuran di aspek sosial dan lingkungan tetap harus berjalan selaras.

“Ekonomi Kepri terbilang sangat baik, di atas rata-rata nasional tapi potensinya belum dikelola maksimal, masih banyak yang perlu didorong dengan target tumbuh sampai 8 persen,” Ucapnya, Senin (6/4/2026).

Dengan melihat posisi geografis Kepri yang bertetangga dengan negara maju sebagai peluang emas, sektor pariwisata dan kekayaan budaya lokal yang belum terekspos luas dinilai bisa menjadi mesin pertumbuhan baru bagi daerah.

“Sektor potensial adalah pariwisata karena dekat dengan negara yang pertumbuhannya luar biasa Selain itu, sisi budaya yang belum terekspos juga harus digali,” tambahnya.

Potensi lain yang menjadi sorotan adalah sektor perikanan, pertambangan, hingga ekonomi digital yang kini berkembang pesat di Kota Batam.

Selain mengejar angka pertumbuhan, Tri Dewi juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak melupakan pemerataan pembangunan dimana wilayah yang masih masuk kategori tertinggal harus mendapatkan atensi khusus serta penguatan kualitas SDM.

“Sisi kewilayahan yang masuk kategori tertinggal harus menjadi prioritas atensi,” pungkasnya. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *