GOTVNEWS, Tanjungpinang – Harga sejumlah komoditas bawang di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang, mengalami lonjakan drastis selama beberapa pekan terakhir.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang Jawa impor yang kini menembus di harga Rp48 ribu per kilogram, naik sekitar Rp10 hingga Rp14 ribu rupiah dari harga normal.
Salah seorang penjual bawang di Pasar Bintan Center, Desy, mengungkapkan bahwa harga normal bawang Jawa impor sebelumnya berkisaran Rp34 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram, kenaikan tersebut dinilai mengkhawatirkan karena bertahan tanpa tanda-tanda penurunan.
”Kalau bawang Jawa impor sekarang Rp48 ribu per kilogram, biasanya cuma Rp34 ribu sampai Rp38 ribu, naiknya sudah lebih dari dua bulan,” ucapnya saat dijumpai, Rabu (5/8/2026).
Tak hanya bawang Jawa impor, jenis komoditas lain seperti bawang putih juga ikut merangkak naik ke harga Rp34 ribu per kilogram, sementara bawang Birman dan Bombay dibanderol Rp24 ribu per kilogram.
Dengan patokan harga tersebut sebelumnya telah ditentukan langsung oleh agen pemasok dari kota Batam.
”Yang naik bukan cuma bawang Jawa, bawang Birman, bawang putih, sama bawang Bombay juga naik sedikit. Barangnya dari Batam, kami ambil dari agen di sana jadi harga yang kami jual mengikuti harga dari agen,” jelasnya.
Di lapangan, selisih harga antar para pedagang terpantau cukup beragam mulai dari Rp18 ribu hingga Rp48 ribu per kilogram tergantung kualitas dan sumber pasokan.
Tingginya harga bumbu dapur tersebut kini memaksa masyarakat sebagai konsumen untuk memangkas porsi pembelian demi menjaga pengeluaran rumah tangga.
”Harganya tinggi, padahal beberapa hari yang lalu tidak setinggi ini, sekarang kami belinya secukupnya saja supaya pengeluaran rumah tangga tetap hemat,” ujar Mirna, salah satu pembeli. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














