GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang bersama BP Tapera menggelar sosialisasi KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi ASN yang belum memiliki rumah pertama di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (1/10/2026).
Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza mengatakan kepemilikan rumah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi ASN, terutama mereka yang belum memiliki hunian sendiri.
“Rumah bukan sekadar tempat bernaung, melainkan fondasi paling mendasar dalam membina keluarga, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kesejahteraan sumber daya manusia,” ujar Raja Ariza.
Pemko Tanjungpinang, lanjutnya, bekerja sama dengan BP Tapera dan pihak pengembang untuk membuka akses pembiayaan rumah bagi ASN yang belum memiliki rumah pertama.
Raja Ariza juga menyampaikan adanya wacana kerja sama dengan pihak pengembang dan BP Tapera, dengan konsep pemerintah daerah menyediakan lahan untuk pembangunan perumahan bagi ASN.
“Memang ada wacana dari Pak Gubernur kita dengan kerja sama dengan pihak pengembang, termasuk BP Tapera. Konsepnya mungkin Pemda menyediakan lahan, untuk selanjutnya mungkin akan mempermudah kita mendapatkan rumah agak murah lagi,” ucapnya.
Menurutnya, sosialisasi KPR Sejahtera FLPP diperlukan agar ASN mengetahui skema pembiayaan dan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengambil rumah.
“Karena itu, saya meminta peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai agar informasi mengenai program pembiayaan rumah dapat dipahami secara utuh,” pungkasnya.
Senior Vice President Pemasaran Pembiayaan I BP Tapera Mungki Indriati Prativi menjelaskan rumah subsidi menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hunian sekaligus mengurangi backlog kepemilikan rumah di Indonesia.
Program KPR Sejahtera FLPP telah berjalan sejak 2010 dan ditujukan bagi masyarakat yang memenuhi kualifikasi untuk memperoleh pembiayaan rumah pertama.
BP Tapera bersama bank penyalur dan pengembang, lanjutnya, turut terlibat dalam upaya mengurangi backlog kepemilikan rumah, termasuk di wilayah Kepulauan Riau.
Bagi ASN yang belum memiliki rumah pertama dan memenuhi persyaratan, tersedia pilihan tenor pembiayaan hingga 40 tahun. Namun, tenor tersebut merupakan opsi bagi calon debitur.
“40 tahun itu adalah opsi. Secara historikal data di kami rata-rata di 10, 15, dan 20 tahun,” katanya.
Untuk wilayah Kepulauan Riau, Mungki memberikan simulasi pembiayaan rumah dengan harga sekitar Rp170 juta. Dengan tenor 20 tahun, angsuran dalam simulasi tersebut berada di kisaran Rp1 jutaan per bulan.
“Di Kepri ini dengan penghasilan itu untuk simulasi angsuran 20 tahun, perumahan maksimal harga Rp170 juta, Bapak Ibu bisa mengangsur Rp1 jutaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, KPR Sejahtera FLPP menyediakan pembiayaan untuk rumah tapak subsidi dan rumah susun subsidi.
“Melalui program KPR Sejahtera FLPP ini negara hadir untuk dua solusi nyata, yakni rumah tapak subsidi dan rumah susun subsidi,” ujarnya. (*)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














