Siap Cetak UMKM Modern, DKUKM Kepri Rancang Penggunaan Teknologi AI Promosi Produk Lokal

Siap Cetak UMKM Modern, DKUKM Kepri Rancang Penggunaan Teknologi AI Promosi Produk Lokal.
Siap Cetak UMKM Modern, DKUKM Kepri Rancang Penggunaan Teknologi AI Promosi Produk Lokal. Foto: Diskominfo Kepri.

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah menyiapkan terobosan besar di sektor digitalisasi.

Dengan bekerja sama dengan Inkubasi Bisnis Merah Putih, DKUKM mulai merancang pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk mendongkrak daya saing UMKM lokal.

Kepala DKUKM Kepri, Riki Rionaldi, mengungkapkan bahwa penerapan AI ini nantinya akan difokuskan untuk membantu para pelaku usaha dalam menciptakan materi promosi yang profesional secara instan, mulai dari pembuatan konten video hingga desain brosur untuk media sosial.

“AI ini akan mendukung pelayanan dan membantu UMKM mempromosikan produknya melalui konten video, flyer, hingga brosur di berbagai platform,” ungkapannya, Rabu (18/4/2026).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Provinsi Kepulauan Riau, Riki Rionaldi. Foto: Gotvnews/Ald.

Riki menegaskan komsep inovasi tersebut telah dipresentasikan langsung di hadapan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, serta Wakil Ketua I DPRD Kepri, Dewi Kumalasari Ansar.

Rencana ini disambut positif sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi kreatif di wilayah perbatasan.

“Responnya sangat bagus, termasuk dukungan dari Kepala Bank Indonesia perwakilan Kepri terhadap pemanfaatan AI bagi UMKM ini,” tambahnya.

Siap Cetak UMKM Modern, DKUKM Kepri Rancang Penggunaan Teknologi AI Promosi Produk Lokal.
Siap Cetak UMKM Modern, DKUKM Kepri Rancang Penggunaan Teknologi AI Promosi Produk Lokal. Foto: DKUKM Kepri.

Meski sistem dan tim kerja sudah terbentuk, tantangan utama saat ini terletak pada ketersediaan anggaran untuk menjalankan layanan tersebut secara luas dan profesional.

DKUKM Kepri kini tengah berupaya memastikan dukungan pendanaan agar program ini bisa segera diimplementasikan sepenuhnya pada tahun 2026.

“Kesiapannya sudah matang, sekarang kami sedang mencari dukungan anggaran agar program ini bisa berjalan di tahun 2026,” pungkasnya. (ADV/*Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *