GOTVNEWS, Bintan – Warga Kampung Batu Licin, Wacopek, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kabupaten Bintan, mencabut dukungan terhadap operasional Hotel Royal Heritage Bintan.
Keputusan ini diambil setelah pihak hotel dinilai tidak memenuhi kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya dengan masyarakat setempat, Kamis (23/4/2026).
Selain disorot karena diduga belum mengantongi izin operasional, keberadaan hotel tersebut juga menuai kecaman dari warga sekitar.
Salah seorang warga, Andi, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, sebelum hotel mulai beroperasi, pihak manajemen sempat memberikan harapan kepada masyarakat, khususnya terkait penyerapan tenaga kerja lokal.
Namun, menurutnya, komitmen tersebut tidak dijalankan sebagaimana mestinya.
“Perjanjiannya tenaga kerja diutamakan dari warga tempatan. Tapi kenyataannya, warga kampung kami justru diberhentikan seminggu sebelum Lebaran. Meski hanya pekerja harian, seharusnya tidak seperti itu caranya,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sebagian tenaga kerja yang direkrut justru berasal dari luar Kabupaten Bintan, sehingga memicu kekecewaan di kalangan warga.
Akibatnya, masyarakat yang sebelumnya mendukung keberadaan hotel kini secara tegas mencabut dukungan tersebut.
“Kami cabut dukungan yang pernah diberikan. Banyak warga yang sudah merasa kecewa,” tambahnya.
Andi menjelaskan, kesepakatan awal antara warga dan pihak hotel dilakukan dalam sebuah pertemuan yang turut disaksikan oleh lurah dan camat setempat.
Karena itu, warga menyayangkan sikap pihak hotel yang dinilai mengabaikan komitmen yang telah disepakati bersama.
“Pertemuan itu juga disaksikan lurah dan camat sebagai saksi. Tapi kenyataannya, warga diperlakukan semena-mena,” tutupnya. (Mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












