GOTVNEWS, KARIMUN – BPR Tuah Karimun terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kesehatan perusahaan dengan memperkuat tata kelola perusahaan dan manajemen risiko melalui kerja sama dengan kuasa hukum profesional untuk menangani kredit bermasalah.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, mengatakan kerjasama tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sekaligus memperkuat pengelolaan risiko secara menyeluruh.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis BPR Tuah Karimun dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan manajemen risiko. Kami ingin memastikan setiap proses penyelesaian kredit bermasalah dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Siska, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, penanganan kredit bermasalah tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keuangan perusahaan, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bank milik daerah tersebut.
Ia menjelaskan, BPR Tuah Karimun menggandeng kuasa hukum Yayan Setiawan untuk mendukung proses penyelesaian kredit bermasalah melalui pendekatan yang mengedepankan prinsip keadilan dan profesionalisme.
Penyelesaian kredit bermasalah tidak selalu dilakukan melalui jalur hukum, tetapi lebih mengutamakan pendekatan persuasif dan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.
“Kami tetap mengedepankan komunikasi yang baik dengan debitur melalui pendekatan persuasif, mediasi maupun restrukturisasi kredit. Langkah hukum menjadi alternatif terakhir apabila seluruh upaya penyelesaian tidak mencapai hasil,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan menekan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) menjadi salah satu target utama perusahaan dalam meningkatkan kualitas aset produktif.
Dengan semakin baiknya kualitas kredit, diharapkan kinerja perusahaan juga akan terus mengalami peningkatan dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah.
“Penurunan NPL menjadi fokus kami karena berdampak langsung terhadap kesehatan bank. Semakin baik kualitas kredit yang kami kelola, maka semakin besar pula peluang BPR Tuah Karimun tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Siska menegaskan, seluruh langkah yang dilakukan perusahaan merupakan bagian dari implementasi prinsip kehati-hatian dalam industri perbankan.
BPR Tuah Karimun, akan terus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran dalam setiap aktivitas usaha.
“Kami ingin menghadirkan layanan perbankan yang aman, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat Karimun. Dengan tata kelola yang semakin baik, kami optimistis BPR Tuah Karimun dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maupun pemerintah daerah,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













