GOTVNEWS, Karimun – Direktur Utama BPR Tuah Karimun, Wan Abdul Rahman, memutuskan mengundurkan diri karena kondisi kesehatan yang mengharuskannya menjalani masa pemulihan pasca-operasi.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan.
“Saya sudah terima surat pengunduran dirinya kemarin. Alasan kesehatan karena beliau habis operasi, sehingga perlu pemulihan dan membutuhkan waktu istirahat yang cukup lama,” kata Iskandarsyah.
Menurutnya, keputusan tersebut cukup disayangkan karena Wan Abdul Rahman dinilai memiliki komitmen besar dalam membenahi kinerja BPR Tuah Karimun. Meski begitu, pemerintah daerah tidak ingin memaksakan kondisi kesehatan yang bersangkutan.
“Beliau pada dasarnya ingin membantu kita memperbaiki BPR ini, tetapi karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, kita tidak bisa juga memaksakan. Kita doakan beliau bisa cepat pulih,” ujarnya.
Untuk memastikan operasional bank daerah itu tetap
berjalan normal, Pemkab Karimun langsung menunjuk pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama yakni Siska Naritasari.
Diketahui, Wan Abdul Rahman sebelumnya dilantik sebagai Direktur Utama BPR Tuah Karimun untuk periode 2025-2030. Pelantikan berlangsung di rumah dinas Bupati Karimun pada 13 Agustus 2025 lalu. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News










