GOTVNEWS, KARIMUN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rutan Karimun berhasil memanen sebanyak 65 kilogram ikan lele hasil budidaya yang dikelola bersama warga binaan, Selasa (23/6/2026).
Selain menjadi bagian dari program ketahanan pangan, kegiatan ini juga merupakan implementasi pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Yoga Hadhi Wijaya, mengatakan budidaya ikan lele menjadi salah satu program pembinaan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan di bidang perikanan. Harapannya, ilmu yang didapat selama di dalam rutan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Yoga.
Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam proses budidaya mulai dari pemeliharaan hingga panen merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan membangun kemandirian selama menjalani masa pidana.
Yoga menjelaskan, hasil panen lele tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan di lingkungan Rutan Karimun.
“Panen ini merupakan bukti bahwa pembinaan di rutan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga pembinaan keterampilan yang memiliki nilai manfaat. Kami berharap program seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun masyarakat secara luas,” katanya.
Melalui program budidaya perikanan tersebut, Rutan Karimun berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari berbagai sektor. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













